Emergency Fund

MEDAN BISNIS 6 JUNI 2011

Tetangga sebelah mengeluh, karena uang yang ditabung dengan  susah payah untuk anaknya sekolah akhirnya bobol juga, digunakan  untuk keperluan orang tuanya yang tiba-tiba harus dirawat di Rumah Sakit. Bukan hanya tabungannya saja tetapi investasinya di Reksadana terpaksa ditariknya sebagian. Adik yang biasanya turut menanggung biaya pengobatan orang tuanya sedang terkena PHK, sedangkan kakaknya yang biasanya turut serta dalam menanggung biaya, saat ini istrinya baru saja keluar dari rumah sakit karena deman berdarah. Walaupun pengobatannya ditanggung oleh perusahaannya, tetapi sang kakak harus nombok biaya rumah sakit, karena kelas yang menjadi jatahnya penuh, dan terpaksa istrinya dirawat dikelas rumah sakit yang lebih tinggi. Dia mengeluh bukan karena harus membantu orang tuanya, tetapi mengeluhkan bagaimana caranya dan bagaimana menyiasati supaya tabungan buat anaknya sekolah tidak terganggu. Padahal dia selalu mencatat penerimaan dan pengeluaran dengan disiplin (cara membuat arus kas ada pada tulisan minggu lalu “Cara bikin dompet jadi tebal”).

Mungkin Anda sering mendengar Financial Planner atau Perencana Keuangan, menyebut-nyebut Dana Darurat atau Emergency Fund. Dana darurat adalah dana yang disiapkan untuk keperluan-keperluan darurat dan tidak boleh digunakan untuk apapun selain untuk keadaan darurat. Nah masalahnya bagi ibu rumah tangga, yang disebut dana darurat itu seperti apa? Membeli barang yang ditawarkan oleh guru sekolah anaknya yang datang kerumah? Membeli panci yang sudah bocor? Kedatangan tamu yang menginap berhari-hari dirumah dalam jumlah banyak? Membeli panci presto yang dengan cicilan yang sangat ringan dan sangat membantu dalam proses memasak? Atau membeli seragam anak yang sudah belel sebelum waktunya? Atau membetulkan rumah yang bocor? Ini kondisi penting tetapi tidak urgent, artinya kalau tidak dilakukan segera keluarga masih bisa berjalan dengan normal.

Hal-hal seperti ini bukanlah hal-hal yang darurat. Menyiasati panci yang bocor adalah dengan menggunakan panci lainnya, biasanya panci didapur bukan hanya satu. Budaya “tidak enak” adalah budaya yang merugikan bagi diri kita, tolaklah dengan halus penawaran dari guru sekolah. Anda bisa mengatakannya bahwa semua barang yang akan dibeli sudah dijadwalkan setiap bulannya, sehingga tidak bisa membeli diluar jadwal tersebut karena akan mengacaukan arus kas Anda. Menjadwalkan membeli sesuatu yang sudah pasti seperti seragam anak sekolah sangat penting.

Dana darurat adalah dana yang urgen dimiliki oleh sebuah keluarga, sama urgennya dengan asuransi yang harus dimiliki. Seberapa penting menyiapkan dana tersebut? Saya akan memasukannya kedalam kepentingan, urgent, sangat penting. Sehingga hal ini tidak dapat ditunda lagi untuk memilikinya. Dana darurat hanya digunakan untuk keadaan darurat, seperti terkena PHK, harus membayar biaya perawatan rumah sakit, bagi keluarg atau membantu orang tua yang harus dirawat di rumah sakit. Singkat kata dana darurat digunakan untuk dalam keadaan darurat atau keadaan terkena musibah yang tidak dapat ditolaknya.

Kondisi Negara kita yang tidak menentu dan banyaknya pengangguran, menyebabkan dana darurat yang harus disiapkan menjadi cukup besar, antara 6 – 12 bulan pengeluaran bulanan. Sebagai contoh, misalnya pengeluaran bulanan Anda 5 juta, maka minimal dana darurat yang harus disiapkan adalah 5 juta x 6 bulan = 30 juta rupiah. Mengapa begitu banyak? Bila Anda terkena PHK, Anda dan keluarga dapat hidup normal selama 6 sd 12 bulan sambil mencari pekerjaan baru dengan harapan dalam 6 bulan Anda sudah mendapatkan pekerjaan baru.  Biasanya bila seseorang sedang terkena musibah, sering kali terjadi berturut turut, misalnya baru saja terkena PHK, sang ayah atau ibu harus dirawat di Rumah Sakit karena Demam Berdarah. Asuransi dari perusahaan sudah tidak bisa digunakan lagi, maka yang akan digunakan adalah dana darurat.

Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Menggunakan kelas yang murah di rumah sakit bukanlah hal yang hina, dengan kondisi seperti ini gunakanlah kelas rumah sakit yang murah, supaya biaya tidak membengkak.

Bagaimana menyiapkannya? Anda harus menabung sedikit demi sedikit untuk memenuhi kebutuhan dana darurat tersebut sampai kebutuhannya tercukupi. Bukalah rekening khusus untuk keperluan dana darurat. Setelah terpenuhi disiplin dalam penggunaannya. Anda bisa menggunakan instrumen investasi jenis tabungan atau reksadana pasar uang. Lalu untuk keperluan penting tetapi tidak urgen, anda bisa menyiapkan dana cadangan. Misalnya saja ada bonus tambahan yang akan diterima, gunakan sebagian atau seluruhnya untuk ditabung untuk dana cadangan dan menambah investasi lainnya seperti dana pendidikan atau dana pensiun. Dana cadangan ini bisa digunakan untuk keperluan seperti ada keluarga yang menginap dirumah berhari-hari sekeluarga, atau memperbaiki bocoran dirumah. Untuk mengecat rumah, sebaiknya dijadwalkan dan disiapkan dananya. Misalnya mengecat rumah setiap 3 tahun sekali, dan persiapkan dana yang dibutuhkan sehingga tidak mengganggu arus kas Anda.

Melakukan perencanaan keuangan memerlukan pengetahuan lebih banyak. Mengikuti seminar dan kelas tambahan sangatlah penting. Perencana keuangan (Financial Planner) mengejar ilmu sampai kenegeri orang. Beberapa tahun terakhir ini di Indonesia, khususnya di Jakarta telah lahir pendidikan perencanaan keuangan, dan saat ini pendidikan tersebut telah hadir di kota Anda. RDL consulting penyelenggara kelas Registered Financial Planner, Workshop Perencanaan Keuangan

 

Post comment as a guest

0
  • No comments found

Site Search

Latest News

Written on 29/06/2020, 07:35 by Rina Dewi Lina
rina-dewi-linaAda yang bertanya tanya,kenapa sih pensiun harus disiapkan?...
Written on 09/04/2018, 10:39 by Rima
mengatur-perencanaan-keuangan-pada-2018Tahun 2017 baru saja berlalu, mari perbaiki atau tata ulang pemahaman sekaligus rencana pengaturan keuangan keluarga, untuk menyongsong kehidupan yang...
Written on 06/03/2018, 09:46 by Rima
bawono-yadikaBagi Anda baru lulus kuliah dapat mengadaptasi prinsip manajemen keuangan baik apalagi bila memulai karier. Bila sejak dini mengatur anggaran...
Written on 26/02/2018, 17:36 by Rima
nurseffi-dwi-wahyuni  Anda masih berusia 20 tahun? Tentunya beberapa dari Anda mungkin baru saja bekerja dengan gaji yang masih standar. Meskipun begitu, Anda harus...
Written on 22/01/2018, 10:09 by Rima
perbedaan-menabung-dan-investasiApakah Anda dapat membedakan menabung dan investasi uang? Keduanya tidaklah sama meskipun nampak mirip. Anda perlu mengatur...
Guest - stephen sam
Health is an important one, most of the people are not taking much more careful about their body hea...

Buku Panduan Keuangan

Hemat-Bisa-Kaya-Boros-Pasti-Miskin

Buku Hemat Bisa Miskin, Boros Pasti Kaya

Full Review Bet365 www.bbetting.co.uk