Apa Itu Perencanaan Keuangan

Medan Bisnis, 9 Mei 2011
Apa Itu Perencanaan Keuangan

Mengapa masih banyak sekali di negara kita orang yang pensiun mengalami "post power syndrome" karena hilangnya kekuasaan, dan terutama karena penghasilannya turun drastic, bahkan ada yang tidak mempunyai penghasilan sama sekali, dan kehidupan masa pensiunnya mengandalkan pemberian dari anak-anak. Sedangkan bagi bujangan yang sudah bekerja, sangat banyak yang sering kekurangan uang setiap bulan. Walaupun memiliki penghasilan yang baik dan belum mempunyai tanggung jawab terhadap istri dan anak.Semua ini dikarenakan setiap orang ataupun keluarga, sudah atau belum melakukan PK yang tepat dan melakukan PK gaya (cara) sendiri. Masih melakukan PK tanpa membuat skala prioritas, tanpa melihat kondisi keuangan saat ini tanpa memperhitungkan inflasi, bahkan tanpa tujuan yang jelas. Contohnya, biaya sekolah masuk Perguruan Tinggi (PT) saat ini Rp 30 juta.Maka pada masa 18 tahun ke depan dengan asumsi inflasi 10% atau kenaikan setiiap tahun 10%, biaya masuk PT menjadi Rp 165 juta. Jika kenaikan setiap tahun 15% maka biaya masuk PT akan menjadi Rp 317 juta. Dengan cara biasa maka harus menabung sebesar Rp 770.000 atau Rp 1,7 juta. Sedangkan dengan melakukan PK yang terarah dan menggunakan investasi yang tepat, setiap bulan yang harus disisihkan adalah Rp 80.000 atau Rp 176.000.

 

Perlu pengetahuan lebih banyak untuk jenis-jenis paper asset yang dapat membantu kita mencapai tujuan keuangan secara maksimal.Ini baru saja satu tujuan keuangan dalam sebuah keluarga, bagaimana dengan tujuan lainnya? Dana pensiun, dana kesehatan, dana liburan, dana ibadah, membeli rumah, membeli mobil, membeli villa atau asset lainnya. Yang membedakan melakukan PK ala sendiri, dengan PK yang dilakukan oleh Perencana Keuangan karena bila melakukannya sendiri, biasanya tidak menentukan tujuannya secara spesifik dan tidak melakukannya secara terencana dengan menggunakan instrument investasi yang lebih tepat.Agar lebih terarah, mari kita melihat langkah-langkah awal dalam melakukan PK sebuah keluarga, menikah ataupun belum menikah. Langkah-langkah yang harus dipenuhi adalah 1). Basic needs (kebutuhan dasar). Sandang pangan, dana pendidikan, termasuk biaya transportasi dalam konteks seseorang yang produktif, atau menghasilkan sejumlah uang dalam sebuah periode.Dalam era masa kini, dana pendidikan menjadi kebutuhan dasar. Pada langkah pertama ini, kita wajib membuat catatan penerimaan dan pengeluaran 2). Risk Management (mengelola risiko).Bagaimana melindungi asset dan melindungi Nilai Ekonomi seseorang dari berbagai risiko sakit, ataupun karena kondisi lain, seperti bencana alam, kebakaran maupun kecelakaan. Dalam hal ini saat ini yang bisa membantu dalam PK adalah asuransi. 3). Paper asset ( aset kertas), kedengarannya agak janggal ditelinga dengan istilah aset kertas. Tetapi inilah yang sebenarnya dapat membantu kita dalam mengumpulkan aset sedikit-demi sedikit.Perencanaan dana pensiun lebih banyak menggunakan cara ini dan merupakan kendaraan kita dalam mencapai tujuan keuangan. Aset kertas adalah tabungan, deposito, obligasi, reksadana, saham, asuransi. 4). Hard Asset (property), nah inilah yang sering menjadi tujuan utama sebuah keluarga tanpa mempertimbangkan poin 2 dan 3, sehingga seringkali tujuan ini menjadi bumerang bagi sebuah keluarga, karena tidak direncanakan dengan baik dan akhirnya terjerat hutang. 5). Estate Planning, tentang harta waris, pajak, dan perencanaan pensiun. ( Rina Dewi Lina )Penulis adalah perencana keuangan tinggal di Jakarta

Post comment as a guest

0

People in this conversation

Site Search

Latest News

Written on 29/06/2020, 07:35 by Rina Dewi Lina
rina-dewi-linaAda yang bertanya tanya,kenapa sih pensiun harus disiapkan?...
Written on 09/04/2018, 10:39 by Rima
mengatur-perencanaan-keuangan-pada-2018Tahun 2017 baru saja berlalu, mari perbaiki atau tata ulang pemahaman sekaligus rencana pengaturan keuangan keluarga, untuk menyongsong kehidupan yang...
Written on 06/03/2018, 09:46 by Rima
bawono-yadikaBagi Anda baru lulus kuliah dapat mengadaptasi prinsip manajemen keuangan baik apalagi bila memulai karier. Bila sejak dini mengatur anggaran...
Written on 26/02/2018, 17:36 by Rima
nurseffi-dwi-wahyuni  Anda masih berusia 20 tahun? Tentunya beberapa dari Anda mungkin baru saja bekerja dengan gaji yang masih standar. Meskipun begitu, Anda harus...
Written on 22/01/2018, 10:09 by Rima
perbedaan-menabung-dan-investasiApakah Anda dapat membedakan menabung dan investasi uang? Keduanya tidaklah sama meskipun nampak mirip. Anda perlu mengatur...
Guest - stephen sam
Health is an important one, most of the people are not taking much more careful about their body hea...

Buku Panduan Keuangan

Hemat-Bisa-Kaya-Boros-Pasti-Miskin

Buku Hemat Bisa Miskin, Boros Pasti Kaya

Full Review Bet365 www.bbetting.co.uk