Panduan membeli asuransi individu sebagai payung keluarga

Info Bank, Majalah,Agustus 2009


Tidak ada satupun dalam kehidupan yang tidak beresiko. Bagaimana cara seseorang dapat memperkecil atau mengalihkan suatu resiko dari diri sendiri atau keluarganya? Pilihan yang paling tepat adalah mengalihkan resiko kepada perusahaan asuransi.

Asuransi memberikan manfaat ketika seseorang masih hidup(living benefit) dan manfaat ketika sesorang meninggal dunia (death benefit). Asuransi memberikan perlindungan terhadap ketidakpastian kehilangan finansial yang dapat terjadi dikarenakan meninggal dini, cacat atau terkena penyakit kritis, dirawat dirumah sakit ataupun musibah kebakaran, bencana alam dan musibah lainnya, yang dapat menyebabkan penghalang untuk tercapainya perencanaan keuangan keluarga dan menawarkan penanggulangan penggantian pendapatan, penggantian sebagian kerugian pada harta benda.

Asuransi secara umum dibagi 2 yaitu :

1) Asuransi jiwa, terdiri dari asuransi jiwa , asuransi kesehatan: rawat inap dan rawat jalan.

2.) Asuransi umum disebut juga asuransi kerugian, terdiri dari asuransi : kecelakaan, personal accident (PA), profesi dokter, kendaraan, rumah, dan harta benda lainnya.

Bagaimana memilih prioritas membeli asuransi? Skala prioritas dalam membeli asuransi seperti dibawah ini :

Prioritas pertama adalah asuransi jiwa, Manfaatnya memberikan perlindungan terhadap nilai ekonomis seseorang yang dimiliki oleh pencari nafkah. Jumlah uang pertanggungan (UP) diperlukan minimal 5 kali pengeluaran untuk mengganti sebagian penghasilan dan bila anda cukup mampu, belilah UP sebagai pengganti penghasilan. Misalnya penghasilan setahun Rp. 60.000.000,- rupiah, bunga deposito sebesar 6%, maka UP yang diperlukan adalah Rp. 60.000.000 : 6% = Rp. 1.000.000.000,-. Jumlah UP yang akan diterima dapat digunakan sebagai biaya penyesuaian standar hidup dan final expenses seperti biaya pemakaman, membayar hutang, pajak, biaya sekolah, dana pensiun, biaya penyesuaian pendapatan, pengganti penghasilan dan biaya akhir lainnya. Asuransi jiwa dapat memberikan future fund (dana dimasa yang akan datang). Beberapa dasar produk asuransi jiwa adalah :

Asuransi Dibutuhkan setiap orang

Medan Bisnis, Finansial Senin, 25 Jul 2011 07:36 WIB

Asuransi Dibutuhkan Setiap Orang

Life style atau gaya hidup saat ini sangat berbeda dengan 20 tahun lalu, risiko selalu mengintip dalam setiap kehidupan kita.

Kehidupan dari dari kedua orangtua yang bekerja menyebabkan lebih banyak berpikir praktis termasuk dalam hal makanan sehari-hari. Junkfood (makanan sampah) atau makanan instant sudah menjadi makanan yang dikonsumsi hampir setiap hari.

Kemudahan dalam memperoleh kendaraan baru, menyebabkan kondisi jalan semakin padat dan tidak dapat dipungkiri polusi semakin tinggi.

Tanpa kita sadari hal ini sangat berpengaruh kepada kondisi kesehatan setiap orang. Hal ini yang menyebabkan resiko dari setiap orang semakin tinggi, dari kematian karena penyakit ataupun karena kecelakaan.

Kematian dini dapat menyebabkan keluarga terlantar karena mesin pencari uang berhenti. Penyakit yang disebabkan oleh lifestyle seperti kanker ataupun stroke memerlukan uang yang tidak sedikit, bahkan dapat menghabiskan kekayaan yang sudah diakumulasikan selama bertahun-tahun bahkan puluhan tahun.

Relakah Anda menghabiskan uang yang susah payah dikumpulkan sedikit demi sedikit? Bila saja risiko secara finansial dapat dialihkan dari hal-hal, maukah Anda mengalihkannya?

Sebagian besar orang akan berkata “mau”, dan sebagian akan berkata “hal tersebut tidak akan menimpa keluarga kami”. Lebih baik mencegah dari pada mengobati , begitu kata pepatah. Perusahaan asuransi menerima transfer risiko tersebut. Ada 2 jenis asuransi yaitu asuransi jiwa dan asuransi general.

Asuransi jiwa memberikan manfaat ketika seseorang masih hidup (living benefit) dan manfaat ketika seseorang meninggal dunia (death benefit).

Asuransi memberikan perlindungan terhadap ketidakpastian kehilangan finansial yang dapat terjadi dikarenakan meninggal dini, cacat atau terkena penyakit kritis, dirawat di rumah sakit ataupun musibah kebakaran, bencana alam dan musibah lainnya, yang dapat menyebabkan penghalang untuk tercapainya perencanaan keuangan keluarga dan menawarkan penanggulangan penggantian pendapatan, penggantian sebagian kerugian pada harta benda.

Asuransi secara umum dibagi 2 yaitu asuransi jiwa, terdiri dari asuransi jiwa, asuransi kesehatan yang meliputi rawat inap dan rawat jalan. Kemudian asuransi umum disebut juga asuransi kerugian, terdiri dari asuransi kecelakaan, personal accident (PA), profesi dokter, kendaraan, rumah, dan harta benda lainnya.

Bagaimana memilih prioritas membeli asuransi? Skala prioritas dalam membeli asuransi seperti dibawah ini :

Prioritas pertama adalah asuransi jiwa, Manfaatnya memberikan perlindungan terhadap nilai ekonomis seseorang yang dimiliki oleh pencari nafkah. Salah satu cara menghitung uang pertanggungan (UP) yang diperlukan minimal 5 kali pengeluaran untuk mengganti sebagian penghasilan dan bila Anda cukup mampu, belilah UP sebagai pengganti penghasilan. Misalnya penghasilan setahun Rp 120 juta, bunga deposito sebesar 6%, maka UP yang diperlukan Rp 120.000.000:6%=Rp 2 miliar.

Jumlah UP yang akan diterima dapat digunakan sebagai biaya penyesuaian standar hidup dan final expenses seperti biaya pemakaman, membayar utang, pajak, biaya sekolah, dana pensiun, biaya penyesuaian pendapatan, pengganti penghasilan dan biaya akhir lainnya.

Takut penyakit kritis, beli polis asuransi jiwa

INFO BANK, Sabtu, 2 Oktober 2010, 15:20 WIB

Di Indonesia perusahaan-perusahaan asuransi jiwa saat ini sudah menyediakan produk-produk yang dapat memberikan santunan yang cukup untuk pengobatan penyakit-penyakit mematikan dan menguras seluruh harta kekayaan. Rina Dewi Lina

Jantung, kanker, dan stroke merupakan penyakit pembunuh yang menempati ranking tertinggi di Indonesia. Biaya pengobatannya yang mahal di Indonesia mampu menguras seluruh harta kekayaan.

Sebagai contoh, seseorang yang terkena jantung koroner pilihan pengobatannya adalah ring atau by pass jantung. Biaya pemasangan satu ring diperlukan dana sekitar Rp30 juta dan maksimum yang boleh dipasang sebanyak lima ring.

Pilihan lain adalah by pass jantung yang biaya operasinya sekitar Rp150 juta-Rp300 juta, belum termasuk room board dan obat-obatan yang sangat bergantung pada tempat operasi. Seluruh biaya perawatan di rumah sakit diperkirakan berkisar Rp200 juta-Rp500 juta, belum termasuk biaya pengobatan pascaoperasi.

Sudahkah anda membuat perencanaan finansial yang cermat dan cerdik untuk anda dan keluarga?

Tentunya kita sering mendengar nasehat  dan ceramah dari ahli agama "jangan   menunda apa yang harus dilakukan. Selalu berdoa dan moho amppun kepada Tuhan, karena tak satu orangpun tahu berapa lama dia akan hidup. Jangankan besok, satu jam lagi pun kita tidak pernah tahu."

Apa yang dikatakan para ahli agama itu tentunya benar adanya.    Lima tahun lalu, ada seorang teman yang datang kepada saya,      untuk dibantu menguruskan asuransi kredit rumahnya. Kakaknya    yang bernama Ida baru saja meninggal dunia. Sebelumnya, Ida      adalah nasabah saya sebagai pemegang polis asuransi jiwa  ketika  Ida belum berkeluarga. Ketika Ida akan menikah, beliau memberhentikan asuransinya dan mengambil nilai tunai  polis asuransi untuk menambah biaya pernikahannya.  Pada  tahun 2003, akhirnya Ida bersama suaminya memutuskan untuk  membeli sebuah rumah dan mengambil kredit dari sebuah Bank.  Atas pertimbangan bersama, rumah dan cicilan diambil atas  nama Ida.   Ketika itu Ida sedang mengandung anak ke 2, usia kandungannya 5 bulan. Sesuai persyaratan untuk mengambi l  pinjaman di sebuah Bank, Ida membeli asuransi jiwa untuk  meng-cover seluruh jumlah pinjaman dari perusahaan asuransi  yang telah ditunjuk oleh Bank. Setelah selesai prosedurnya,   maka dana dikucurkan oleh Bank dan rumah siap ditempati oleh  Ida dan keluarganya. Sampailah pada waktu melahirkan. Karena    sesuatu hal, Ida harus melalui proses operasi Caesar dalam     melahirkan.  Adanya pendarahan setelah operasi menyebabkan Ida meninggal dunia dengan meninggalkan bayi yang baru lahir,anak pertama yang berusia 2 tahun, dan suami tercinta.

More Articles ...

  1. Indonesia melek Asuransi

Site Search

Latest News

Written on 29/06/2020, 07:35 by Rina Dewi Lina
rina-dewi-linaAda yang bertanya tanya,kenapa sih pensiun harus disiapkan?...
Written on 09/04/2018, 10:39 by Rima
mengatur-perencanaan-keuangan-pada-2018Tahun 2017 baru saja berlalu, mari perbaiki atau tata ulang pemahaman sekaligus rencana pengaturan keuangan keluarga, untuk menyongsong kehidupan yang...
Written on 06/03/2018, 09:46 by Rima
bawono-yadikaBagi Anda baru lulus kuliah dapat mengadaptasi prinsip manajemen keuangan baik apalagi bila memulai karier. Bila sejak dini mengatur anggaran...
Written on 26/02/2018, 17:36 by Rima
nurseffi-dwi-wahyuni  Anda masih berusia 20 tahun? Tentunya beberapa dari Anda mungkin baru saja bekerja dengan gaji yang masih standar. Meskipun begitu, Anda harus...
Written on 22/01/2018, 10:09 by Rima
perbedaan-menabung-dan-investasiApakah Anda dapat membedakan menabung dan investasi uang? Keduanya tidaklah sama meskipun nampak mirip. Anda perlu mengatur...
Guest - stephen sam
Health is an important one, most of the people are not taking much more careful about their body hea...

Buku Panduan Keuangan

Hemat-Bisa-Kaya-Boros-Pasti-Miskin

Buku Hemat Bisa Miskin, Boros Pasti Kaya

Full Review Bet365 www.bbetting.co.uk